Semarang, (03/05), Ruang Hati 2026 menjadi sebuah bentuk capacity building yang dirancang khusus untuk mahasiswi FISIP agar memiliki ruang yang aman dan suportif. Di sini, kita bersama-sama membangun karakter, memperkuat kepercayaan diri, dan merayakan kesejahteraan diri sebagai seorang perempuan. Ruang Hati adalah langkah awal bagi kita untuk saling merangkul dan bertumbuh dalam ekosistem yang penuh empati. Kegiatan Ruang Hati 2026 dimulai dengan hangatnya kebersamaan di lingkungan FISIP.
?Ruang Hati mengangkat sebuah esensi yang sangat dekat dengan keseharian kita: Makna Cantik dan Berdaya. Kita mencoba mendefinisikan ulang standar kecantikan yang selama ini seringkali sempit. Fokus kita adalah menyadari bahwa cantik itu beragam dan tak terbatas. Di momen ini, mahasiswi diajak untuk memulihkan rasa percaya diri yang mungkin sempat goyah, serta belajar cara terbaik untuk berdamai dengan ketidaksempurnaan. Karena pada akhirnya, berdaya dimulai dari keberanian untuk menerima diri sendiri sepenuhnya.
![]() |
![]() |
Perjalanan inspiratif ini akan dipandu oleh dua sosok luar biasa yang ahli di bidangnya. Rangkaian materi dimulai dengan sesi pertama yang diisi oleh Kak Amalia Rizquna yang membawa peserta menyelami lebih dalam tentang urgensi pemberdayaan perempuan di masa kini. Fokus utama pembahasan ini tentang pemberdayaan perempuan secara luas. Kak Amalia Rizquna membedah bagaimana seorang mahasiswi bisa tetap berdaya, mandiri, dan memiliki peran strategis di lingkungannya tanpa kehilangan jati diri. Sesi ini bertujuan memantik semangat peserta agar berani mengambil langkah besar dalam hidupnya.
Acara dilanjutkan ke sisi internal bersama Kak Natashya Agmy yang akan mengupas tuntas ilmu-ilmu psikologi untuk memahami lebih dalam tentang kesehatan mental dan kekuatan batin seorang perempuan. Di sesi ini, kita belajar memahami struktur emosi, cara mengatasi rasa insecure, hingga bagaimana menjaga kesehatan mental agar tetap stabil di tengah tekanan standar sosial dan ekspektasi lingkungan.
![]() |
![]() |
Rangkaian acara mencapai puncaknya pada sesi workshop yang dipandu kembali oleh Kak Natashya Agmy. Di sinilah praktik nyata dilakukan. Melalui sesi workshop yang interaktif, Kak Natashya Agmy mengajak setiap peserta untuk melakukan perjalanan ke dalam diri melalui ‘Dialog Batin’. Di sini, kita belajar memberikan afirmasi positif kepada diri sendiri dan mulai mengenali hal-hal luar biasa yang seringkali kita lupakan. Peserta diminta melihat diri sendiri menggunakan cermin kemudian menggambar apa yang dirinya lihat di dalam cermin tersebut. Melalui afirmasi ini, setiap mahasiswi diharapkan bisa berdamai dengan ketidaksempurnaan dan mendefinisikan ulang arti “cantik” menurut versi terbaik diri mereka sendiri. Sesi ini menjadi ruang untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tubuh dan jiwa atas segala perjuangan yang telah dilalui hingga hari ini.
Kolaborasi dari Amalia Rizquna dan Natashya Agmy ini diharapkan mampu memberikan perspektif yang utuh antara aksi nyata di lapangan dan kedalaman ilmu psikologi. Ruang Hati 2026 ditutup dengan sebuah komitmen bersama untuk terus menjadi versi terbaik dari diri kita masing-masing. Melalui seminar dan workshop sederhana ini, diharapkan setiap mahasiswi FISIP pulang dengan membawa perspektif baru bahwa mereka berharga, mereka kuat, dan mereka cantik dengan cara mereka sendiri. Ruang Hati bukan hanya berakhir sebagai seminar, tapi menjadi titik awal bagi setiap peserta untuk pulang dengan rasa percaya diri yang
lebih kuat dan mental yang lebih sehat.



